Tulisan Arab Innalillahi

Tulisan arab innalillahi – “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un… Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un… Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un… telah meninggal dunia saudara fulan bin fulan…”

Kalimat pengumuman di atas mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita.

Kalimat pengumuman di atas biasanya terdengar nyaring dari masjid maupun musholla ketika di sebuah perkampungan ada seseorang yang meninggal dunia (beragama islam).

Pada kesempatan kali ini penulis akan kembali membahas seputar agama islam, kali ini adalah tentang kalimat Istirja’ atau yang akrab di telinga masyarakat dengan sebutan Innalillahi

Tulisan Arab Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun dan Artinya

tulisan arab innalillahi
maunah.id
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ

Tulisan Innalillahi latin:

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
Artinya : “Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah, dan kepada Allah jualah kami kembali.”

Tulisan Arab Innalillahi di pecah perkata dan permakna akan menjadi seperti di bawah ini :

Sesungguhnya kami adalah اِنّا
Kepunyaan Allah لِلّهِ
Dan وَ
Sesungguhnya kami اِنّا
Kepada Allah (juga) اِلَيْهِ
Kembali رَجِعُوْنَ

Tulisan Arab Innalillahi Dalam Al-Qur’an

tulisan innalillahi arab
maunah.id

Kalimat istirja ini juga termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqoroh : 156 yang berbunyi :

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Artinya : (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

Tulisan Arab Innalillahi Dalam Hadits

Pembahasan tulisan Arab innalillahi wa inna ilaihi raji’un di dalam hadits,

bahwasannya diriwayatkan oleh Ali bin Al Husain, dari kakeknya Nabi Muhammad SAW, ia bersabda yang artinya :

“Tidaklah seorang Muslim tertimpa musibah, lalu ia mengenangnya dan mengucapkan kalimat istirja’ (innalillahi wa inna ilahi raji’un) melainkan Allah akan memberinya pahala sebanding hari ia tertimpa musibah” (Hadist ini diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah. Kitab Al Bidayah wan Nihayah, 8: 221 oleh Ibnu Katsir).

Di dalam hadist, dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha, beliau pernah mendengar Nabi SAW bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ اللَّهُ: {إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ} [البقرة: 156] ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَخْلَفَ اللَّهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا
Artinya: “Apabila ada seorang muslim yang mengalami musibah, kemudian ia mengucapkan kalimat seperti yang Allah perintahkan, ‘Inna lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun’ ya Allah berikanlah pahala untuk musibahku, dan gantikan untukku dengan sesuatu yang lebih baik darinya. Maka Allah akan memberikan ganti untuknya dengan yang lebih baik.” (HR. Muslim 918)

Pembahasan Kalimat Istirja’

Dalam Agama Islam kalimat istirja’ juga merupakan salah satu kalimat toyyibah, selain bismillah, alhamdulillah, istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir.

Jika di telaah lebih lanjut lagi kalimat innalillahi memiliki sbuah pelajaran yang dalam tentang rasa ikhlas misalnya.

Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah AWT itu tidak kita saja, namun semua yang kita miliki, anak, istri, harta dan jabatan, semuanya bahkan diri kita sendiri semata-mata hanyalah Titipan-Nya.

Jadi semua yang dititipkan oleh Allah kepada kita suatu saat akan di minta kembali dengan berbagai macam cara.

Kematian adalah salah satu cara Allah meminta kembali apa yang sudah di titipkannya kepada kita. Sebagai hamba-Nya kita harus ikhlas dan memahami betul konsep bahwa semua hanyalah titipan saja.

Namun, tidak hanya itu saja, dengan di berikannya musibah kepada kita bukan berarti Allah membenci kita, akan tetapi merupakan salah satu bentuk rahmat atau kasih sayangnya kepada kita hamba-Nya.

Karena sejatinya segala sesuatu musibah yang menimpa seorang hamba Allah pastila terdapat hikmah atau pelajaran di balik datangnya musibah tersebut.

Apapun itu, kebaikan maupun keburukan tidak akan terjadi kepada kita tanpa seizin Allah SWT.

Hikmah Terjadinya Musibah

visitbandaaceh.com

Beberapa hikmah atau pelajaran yang bisa di petih dari terjadinya sebuah musibah kepada diri kita.

#1. Ikhlas

Dengan adanya musibah yang menimpa kita maupun keluarga apapun bentuknya, mulai darisakit, kehilangan harta, jiwa kecelakaan, dan lain sebagainya sejatinya mengandung pelajaran rasa ikhlas.

Karena semua yang ada di dunia ini hanyalah milik Allah SWT semata.

#2. Manusia adalah Makhluk yang Lemah

Dengan adanya musibah yang kita alami, seharusnya bisa membuat kita menjadi sadar bahwa kita para manusia adalah makhluk yang sangat lemah.

Misalnya, jika kita di uji dengan sebuah penyakit demam, selevel itu saja kita sudah susah jika ingin beraktivitas, tubuh menjadi lemah dan kita harus beristirahat. Itu baru penyakit demam. Belum yang lainnya.

Oleh kerena itu kita harus menyadari betul tanpa bantuan Allah SWT kita hanyalah makhluk yang lemah bahkan dengan jenis penyakit yang ringan seperti demam.

Nggak usah jauh-jauh di uji dengan sakit gigi aja rasanya sakit mau jungkir balik tidak berdaya, hehe. 

#3. Sebagai Ujian Kesabaran

Tertimpa musibahnya seorang muslim juga merupakan salah satu bentuk ujian Allah SWT kepada hambanya.

Disini Allah SWT akan menilai bagaimana kita merespon setiap ujian yang di berikan kepada kita apakah kita akan terus bersabar atau tidak dalam menjalani ujian-Nya.

Karena sejatinya ujian kesabaran itu merupakan ujian terberat, waktunya tak terbatas dan datangnya (ujian musibah) bisa kapan saja.

Jika kita tetap sabar dalam menerima setiap ujian dari Allah SWT maka sesungguhnya Dia bersama kita, seperti yang termaktub dalam Al-Qur’an QS. Al-Baqoroh : 153 yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” 

Kategori Musibah

cnbcindonesia.com

Musibah yang terjadi bagi kita umat muslim di klasifikasikan menjadi 3 kategori :

1. Ujian Keimanan

Bagi kaum muslim jika tertimpa musibah bisa di katakan sebagai ujian untuk menguji seberapa mantap keimanan kita kepada Allah SWT.

Jika kita sabar dalam meghadapi ujian yang di berikan maka akan semakin mantap pula tingkat keimanan yang kita miliki.

2. Teguran

Yang ke-2 musibah sebagai teguran dari Allah SWT, terkadang kita dalam hidup banyak berbuat kesalahan baik sengaja maupun tidak di sengaja.

Oleh karena itu dengan di turunkannya sebuah musibah adalah salah satu cara Allah SWT untuk menegur kita supaya bisa berinstrospeksi diri kembali dan kembali ke jalan-Nya.

3. Adzab

Sedangkan kategori ke-3 musibah sebagai adzab karena manusia melakukan banyak kesalahan atau dosa besar dan melampaui batas.

Contohnya adalah adzab yang di timpakan kepada ummat Nabi-Nabi terdahulu seperti kaum ‘Aad, Tsamud, Luth dan lain sebagainnya.

Kaligrafi Gambar Tulisan Arab Innalillahi

Gambar Tulisan Arab Innalillahi

Jika kalian akan membuat kaligrafi tulisan arab innalillahi, gambar di atas mungkin bisa menjadi referensi, atau bisa juga tinggal save image, tinggal klik kanan pada gambar lalu pilih menu save as.

Jika kalian ingin melihat referensi lainnya mugkin video dari youtube ini bisa menambah wawasan kalian tentang cara membuat kaligrafi tulisan innalillahi.

Akhir Kata

Nah, cukup sekian dulu pembahasan kita seputar tulisan arab innalillahi berikut pembahasannya.

Sesungguhnya segala sesuatu yang ada di dunia termasuk diri kita adalah milik-Nya dan suatu hari akan kembali kepada-Nya.

Mari perbanyak amal sholih selagi kita semua masih di beri kesempatan  kehidupan agar kelak di akhirat mendapatkan surga-Nya.

Semoga dosa kita semua di Ampuni oleh Allah SWt.

Ballighu “anni walau aayah,

sampaikanlah alau satu ayat.

wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuuh!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.